Belajar Cara Diagnosa Penyakit dari Jari Tangan (Bag 1)

Potensi Fitrah yang secara sinergi kita gabungkan menjadi kekuatan. Gagalnya menggabungkan potensi yang positif akan menyebabkan kelemahan secara kepribadian dan akal.

Potensi fitrah bisa didiagnosa dengan jari tangan kita yang menggambarkan aktivitas organ kita. Mari kita kaji bersama:

1. Jari kelingking
Menunjukkan aktivitas saraf jantung kita. Bila menegang saraf jantung akan menguat membuat Kelelahan otot jantung. Jika melemah akan membuat kehilangan tenaga. Saraf jantung menggambarkan egoisme kita.
Orang yang selalu egois selalu ingin menang sendiri akan cepat mengalami kelelahan jantung. Resiko terjadinya gagal jantung.


Sedangkan orang yang melankolis membuat lemahnya jantung sehingga mudah kehilangan keseimbangan dan kesadaran.
Diagnosa pada jari kelingking yang bermasalah ditandai dengan bengkoknya ruas ujung jari kelingking. Beresiko adanya sumbatan pembuluh darah jantung atau lemahnya organ kewanitaan.
Sering adanya wanita mengalami. Keguguran hamil karena masalah tidak bisa mengendalikan egonya

Cara penanganan untuk mengendalikan egois bisa dengan aktif berinteraksi dan bersosial. Menahan untuk tidak selalu ingin dominan melainkan selalu tampil ringan tangan gampang membantu disetiap pekerjaan
Rosululloh mencontohkan meski beliau seorang rosul saat membangun masjid. Beliau rela mengangkat batu bata meski dilarang para sahabat.
Untuk terapi herba mengatur ritme saraf jantung bisa dengan selalu meneteskan RI DROP dimata dan dimulut. Ditetes dimata akan menenangkan saraf otak dan mempengaruhi ketenangan saraf jantung. Sedangakan ditetes dimulut membantu melancarkan pembuluh darah yang tersumbat.

2. Jari manis
Dalam diagnosa telapak tangan jari manis menggambarkan aktifitas lever dan usus.
Lever mempunyai kerja secara fisik dan ruhani.
Secara fisik fungsi lever adalah mengeluarkan anti toksid pada setiap makanan yang kita makan. Kebanyakkan makan makanan sintetis akan melemahkan kerja lever. Konsumsi makanan terlalu larut malam atau berterusan makan tanpa pola juga akan melemahkan kerja lever sehingga akan mudah mengalami infeksi atau radang. untuk mengatur pola makan kita dan secara perasaan perlu senantiasa memunculkan perasaan yang positif. Was was, takut, curiga berlebihan, sedih yang sangat larut akan mempengaruhi kerja lever dalam mengeluarkan antintoksid makanan yang kita makan sehingga munculnya penyakit kolestrol, diabetes, typus, maag, hepatitis, batu empedu dll

Kelemahan organ lever ditunjukkan dr bentuk ruas jari manis yang menirus.

Untuk menghindari kelemahan lever maka harus senantiasa menjaga perasaan selalu senang, tenang dan menjaga pola makan yang teratur tidak berlebihan

Terapi herba untuk menguatkan organ lever dengan cara mengkonsumsi herba pahit dan asin. Bisa dengan meminumkan primax dan gamat. Jika sudah mengalami sakit lever. PRIMA XGAMAT diseduh sedikit air. Minumkan sebelum makan siang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*
Website