KHASIAT GAMAT EMAS

Penelitian untuk mengetahui teripang telah banyak dilakukan di berbagai negara. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa teripang memiliki kandungan yang sangat membantu penyembuhan berbagai penyakit.

Penelitian yang telah dilakukan antara lain:                        

  1. Penelitian Prof Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia

Prof Ridzwan Hashim membuktikan teripang menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae, penyebab radang sinusitis. Makhluk liliput itu terhambat pertumbuhannya berkat kandungan phosphate buffered saline (PBS). Selain itu teripang mengandung 9 jenis karbohidrat, 59 jenis lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Artinya, kandungan gizi teripang amat lengkap dan bersatu-padu membangun kekebalan tubuh serta memberantas bakteri.                                                                       

Prof Dr Ridzwan Hashim menerangkan bahwa teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin. Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi, sehingga mempercepat penyembuhan Hepatitis.(Trubus online, 1 Juli 2009)

Prof Dr Ridzwan Hashim juga menerangkan dari 86% protein yang dikandung teripang, 80%-nya berupa kolagen. Kolagen merupakan pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet.                       

  1. Riset ilmiah Jaime Rodriguez. Periset dari Fakultas Kimia, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol. 

Jaime Rodriguez mengekstrak 300 teripang dalam pelarut metanol. Dalam uji praklinis, ekstrak teripang aktif membunuh sel heLa (tumor rahim) dan B-18-Fl (melanoma).                                                

  1. Penelitian Prof Zaiton Hassan dan M A Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia. 

Asam lemak pada teripang Stichopus chloronotus antara lain miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, behenat, erusat, eicosapentaenat (EPA), dan docosahexaenat (DHA). Kedua senyawa terakhir efektif memperbaiki jaringan rusak. Dengan kata lain teripang mengandung zat penumbuh/regenerasi sel. Itu terlihat ketika satwa laut itu terbelah, menyatu kembali, hanya dalam 9-90 hari.                       

  1. Riset AM Popov, peneliti di Institut Pasifik untuk Kimia Bioorganik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. 

Popov membuktikan teripang berefek sitotoksik alias pembunuh sel kanker berkat kandungan glikosida seperti echinosida A dan B, holotoksin A1, holothurin A dan B, serta curucumariosida G1. Glikosida merupakan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker. Kandungan filinopsida A dalam teripang pun ampuh menekan pertumbuhan tumor. Musababnya filinopsida bersifat antiangiogenesis alias mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat tak mendapatkan pasokan nutrisi.                       

Dari berbagai penelitian diatas dapat kita ambil manfaat gamat sangat banyak dalam pembangunan sistem imun, perbaikan sel,  mencegah kanker dan menghambat kanker dengan mencegah pembentukan pembuluh darah mikro yang dibuat oleh sel kanker.                       

Dengan  kandungan  gizi  yang  dimilikinya,  teripang telah  dibuktikan  oleh  penelitian  modern  dapat   menyembuhkan  luka,  digunakan sebagai antikoagulan dan antitrombotik, menurunkan kadar kolesterol dan  lemak darah, antikanker dan antitumor, antibakteri, imunostimulan, antijamur, antivirus, antimalaria dan antirematik.                       

Beberapa senyawa telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah dapat menjagafungsi  hati,  baik  sebagai  hepatoprotektor  ataupun  sebagai  obat  bila  kerusakan tersebut  telah  terjadi.  Contoh  senyawa  tersebut  adalah  karotenoid,  vitamin  A,  C dan  E,  senyawa  polifenol  dan  flavonoid  kondroitin sulfat, EPA dan DHA yang  bersifat  antioksidan  sehingga  dapat  meredam  radikal  bebas  dan  dapat mencegah  terjadinya  kerusakan  hati  oleh  radikal  bebas.                                               

Menurut Dr. Ir. Ahkam Subroto, M. App Sc dari LIPI. Menyatakan "Teripang laut mengandung protein tinggi yakni mencapai 86,8% yang sangat baik untuk diberikan pada penderita diabetes melitus. Protein tinggi berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya, produksi insulin pun meningkat".

Dalam kajian teori 4 unsur gamat merupakan herba asin yang sangat baik dalam merawat organ organ angin yaitu:

  • Lambung :

Terapi sakit maag

  • Empedu :

Memecah dan membersihkan batu empedu

  • Lever :

Merawat pasien hepatitis dan fatty lever (hati kebungkus lemak) dan menghalau lemak jahat yang masuk dalam hati

  • Pankreas :

Membantu pentukkan insulin dan zat perembas pankreas karena mengandung protein glukosaminoglikan.

Gamat juga membantu meredam peradangan dengan sesegera mungkin memperbaiki sel yang rusak.

Karena gamat merupakan herba asin yang masuk dalam unsur panas dan lembab. Maka gamat juga bisa sebagai perawatan pasien sindrom dingin.

Penggunaan gamat sebagai anti radang dan sistem imun dapat dikonsumsi saat siang hari baik sebelum ataupun sesudah makan.

Didalam gamat terkandung juga vitamin B yang berfungsi sebagai antifatigue atau kelelahan.  Bisa disinergikan sebagai minuman ion:

  • Campurkan gameton RISING INTERNASIONAL dengan jeruk nipis dan madu.
  • Minuman gamat jeruk nipis madu sering kita sebut sebagai TETRAZONE (Tenaga Extra kaya Enzim dan Menyeimbangkan Hormon).

Sedangkan gamat untuk fungsi perawatan regenerasi sel sebagai terapi pasien yang sedang sakit dapat diminumkan malam sebelum tidur malam.

Dengan mengkonsumsi gamat Insyaalloh akan mencegah gangguan sendi, merawat patah tulang berlaku sebagai perekat kalsium tulang,  merawat gangguan gangguan darah seperti malaria, demam berdarah, diabetes,  darah tinggi, hepatitis. Cukup konsumsi siang dan malam sebelum tidur.