Anda Sikat Gigi Berapa Kali Sehari? Rasulullah?


Mulut adalah tempat singgahnya makanan untuk pertama kali. Disinilah proses pencernaan bermula. Saat makanan masuk ke dalam mulut, makanan digigit oleh gigi, lalu dibasahi oleh air liur. Dan tugas lidahlah yang mendorong makanan hingga tertelan. Proses mengunyah makanan ini tak jarang meninggalkan sisa-sisa makanan didalam mulut. Sisa-sisa makanan inilah yang mengundang kuman penyakit masuk ke tubuh kita.  Jika tidak segera dibersihkan, kuman penyakit akan bebas berkembang pesat. Itulah sebabnya Rasulullah mengajurkan kita untuk sering-sering menggosok gigi.

Sebenarnya berapa kali sehari sikat gigi yang baik?

Kalau menurut kebanyakan orang, baik dari praktisi medis, vendor pasta gigi, maupun menurut penelitian modern, sikat gigi yang bagus itu cukup dua kali sehari, yaitu pagi hari dan sebelum tidur. Benarkah itu sudah bagus untuk kesehatan mulut kita?

Ternyata hal tersebut bertolak belakang dengan anjuran Rasulullah SAW. Rasul tahu benar apa yang terbaik untuk kesehatan dirinya, dan kesehatan ummatnya. Beliau bilang :

“Sekiranya tidak memberatkan ummatku atau manusia, niscaya aku akan perintahkan kepada mereka untuk bersiwak (menggosok gigi) pada setiap kali hendak shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Aku telah terlalu sering memperingatkan kalian untuk selalu bersiwak.” (HR. Bukhari)

Bahkan dari Hudzaifah berkata :

“Jika Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bangun di malam hari, beliau membersihkan mulutnya dengan siwak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadi menurut nabi Muhammad SAW, sikat gigi yang terbaik adalah sesering mungkin, minimal setiap kali hendak shalat.

Tetapi kata ahli gigi, sikat gigi keseringan malah bisa merusak gigi dan gusinya, bagaimana ini?

Banyaknya pasta gigi dan bentuk sikat gigi yang beredar dipasaran itulah yang menjadi salah satu sebab rusaknya gigi dan gusi jika terlalu sering menggosok gigi. Pasta gigi kini kebanyakan terbuat dari bahan-bahan yang tidak alami. Dipakai keseringan malah bikin rusak mulut. Jadi tetaplah teliti dan berhati-hati dalam memilih sikat dan pasta gigi modern.

Mari kita berkaca pada Rasulullah lagi. Apa yang beliau lakukan saat sikat gigi? Bagaimana bisa beliau sering sikat gigi tanpa merusak gigi, bahkan menyehatkan mulutnya?

Rasulullah menggunakan siwak untuk membersihkan mulutnya. Siwak ini selain berfungsi sebagai sikat gigi, juga berfungsi sebagai pasta gigi. Jadi saat menggunakan siwak, tak perlu lagi menggunakan pasta gigi. Siwak itu sikat gigi dan pasta gigi alami.

Siwak = SIkat + Pasta Gigi Alami

Siwak = SIkat + Pasta Gigi Alami

Seperti yang Rasul katakan bahwa :

“Siwak adalah pembesih mulut dan sebab ridhonya Rabb.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Siwak atau Miswak berasal dari ranting tanaman arak (Salvadora persica). Batang kayu siwak ini mengandung banyak mineral alami yang dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri, mengikis plak, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi.

Dari penelitian tentang tanaman siwak yang telah dilakukan sejak abad ke-19, ditemukan bahwa siwak mengandung :

  • Klorida, yang bermanfaat untuk menghilangkan noda di gigi
  • Fluorida, untuk mencegah terjadinya karies dengan memperkuat lapisan email dan mengurangi larutnya terhadap asam yang dihasilkan oleh bakteri.
  • Trimetilamin dan Vitamin C, membantu peneymbuhan dan perbaikan jaringan gusi.
  • Silika berfungsi sebagai penggosok menghilangkan noda pada gigi.
  • Sulfur memberikan rasa hangat dan baunya yang khas.

Bahkan penelitian ilmiah modern mengukuhkan bahwa siwak mengandung zat yang melawan pembusukan, zat pembersih yang membantu membunuh kuman, memutihkan ggi, melindungi gigi dari kerapuhan, bekerja membantu merekatkan luka gusi dan pertumbuhannya secara sehat, dan melindungi mulut dan gigi dari berbagai penyakit, bagaimana telah terbukti bahwa siwak memiliki manfaat mencegah kanker.” (Rowdatt, ilmuwan, rektor Institut Perkumanan, Universitas Rostoc).

Pilihan Rasulullah pada siwak sangatlah tepat. Dengan siwak, sikat gigi setiap saat tidak akan merusak gigi dan kesehatan mulut.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*
Website