MEMBUAT SIKAT GIGI SEHAT SENDIRI



Siwak itu multifungsi, sebagai sikat sekaligus pasta giginya. Dan yang terpenting adalah siwak asli dari tanaman, sikat dan pasta gigi alami dari alam warisan Rasulullah SAW.

Ranting siwak berasal dari tanaman arok (Salvadora Persica) dengan diameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Karena berasal dari ranting tanaman, maka dibutuhkan proses mengubah ranting ini menjadi sikat gigi.

Caranya mudah dan simpel sekali:

  • Siapkan siwak

Siwak berasal dari tanah Arab. Di Indonesia, siwak bisa didapat di toko oleh-oleh khas haji, atau dibeli secara online. Silahkan search siwak, in syaa Alloh banyak yang menjual siwak dengan harga beragam. Pilih yang asli yah.

  • Rendam ujung siwak dengan air

Ambil gelas, isi air sedikit saja. Rendam salah satu ujung siwak. Rendam semalaman lebih baik. Perendaman dilakukan agar kayu siwak menjadi lembut dan mudah dibentuk menjadi sikat.

  • Kupas kulitnya

Kupas kulit siwak yang sudah direndam, sekitar 2 cm.

  • Pipihkan ujung siwak

Pipihkan bagian yang sudah dikupas kulitnya. Bisa dengan digigit. Awal dibuat, siwak memang masih agak keras, setelah dipakai akan terbentuk sikat yang diingankan.

  • Cuci bersih

Cuci bersih siwak setiap kali selesai digunakan.

 

Perawatan siwak:

  • Letakkan diwadah

Simpan siwak di dalam wadah seperti gelas atau wadah lainnya. Pastikan ujung siwak yang sudah berbentuk sikat berada dibagian atas. Hal ini untuk menghindari agar sikat tidak ditempeli kuman yang ada didasar wadah.

  • Selalu bersihkan siwak

Bersihkan siwak sebelum dan sesudah dipakai dengan air bersih.

  • Perbaharui siwak

Perbaharui bulu-bulu siwak setiap 3-5 hari sekali. Karena siwak yang terus menerus dipakai kandungan zat pada siwak tentu sudah berkurang bahkan habis. Bentuknya siwaknya pun sudah tidak bagus lagi. Potong bulu-bulu siwak yang sudah rusak. Lalu buatlah siwak yang baru lagi seperti cara membuat siwak di atas.

 

Tahukah anda pada penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari King Abdul Aziz University dengan mengambil sampel 480 orang dewasa berusia antara 35-65 tahun di kota Makkah dan Jeddah berkaitan dengan perawatan gigi secara berkala atau periodik (periodontal treatment) menunjukkan bahwa perawatan gigi secara berkala pada masyarakat Makkah dan Jeddah tergolong rendah dibandingkan masyarakat negara-negara lain.

Hal ini membuktikan bahwa penggunaan siwak sehari-hari dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut lebih unggul dibandingkan menggunakan pasta gigi biasa.

 

Yuk mulai biasakan bersiwak, karena didalam siwak ada keberkahan dari Allah SWT, seperti kata Rasululah SAW ini:

Bersiwak itu membersihkan mulut dan merupakan sesuatu yang mendatangkan ridha Rabb” (HR. Bukhari dan An Nasa’i).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*
Website