Sikat Gigi yang Benar Ala Rasulullah


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) bersabda, “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut sekaligus keridhaan bagi Rabb.” (Riwayat Ahmad)

Sikat gigi yang Rasul gunakan terbuat dari ranting kayu tanaman arak (Salvadora persica), namanya siwak atau miswak. Siwak ini berfungsi ganda, sebagai sikat gigi sekaligus sebagai pasta giginya. Siwak sangat aman digunakan, karena tidak mengandung bahan kimia apapun. Sikat gigi asli dari alam.

Gigi Rasulullah terkenal bersih, putih dan rapi. Dan mulut beliau baunya wangi. Semua karena beliau rajin menggosok gigi. Aktivitas sikat gigi beliau sangat sering, mulai dari bangun tidur malam, pagi hari, saat akan shalat, hingga ketika masuk ke dalam rumah.

 

Seringnya Rasulullah sikat gigi ini menjadi pola hidup bersih yang beliau terapkan dalam hidupnya. Karena beliau tahu pasti bahwa mulut yang menjadi awal sistem pencernaan merupakan tempat berkumpulnya kuman penyakit. Itu sebabnya sesering mungkin dibersihkan dengan siwak.

Berikut cara sikat gigi yang benar ala nabi :

  • Sebelum digunakan, cucilah siwak dengan air bersih.
  • Membaca doa sebelum sikat gigi

Allahumma thahhir bissiwaak Asnaaniy, wa qawwiy bihi Litsaatsiy, wa afshih bihi lisaniy“,

Artinya:

“Wahai Allah sucikanlah gigi dan mulutku dengan siwak, dan kuatkanlah gusi-gusiku, dan fasihkanlah lidahku”.

  • Cara memegang siwak

Pegang siwak dengan tangan kanan jika berniat ingin menjalankan sunnah Rasulullan. Tapi peganglah dengan tangan kiri jika hanya ingin membersihkan gigi saja. Siwak dipegang dengan meletakkan jari kelingking dan ibu jari dibawah batang siwak, lalu jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk diletakkan diatas siwak.

  • Memulai bersiwak

Bersiwak hendaknya dimulai dari sisi kanan mulut, lalu dari ujung ke ujung.

“Bersiwak disunnahkan dimulai dari sisi kanan mulut, karena Nabi SAW menyukai pekerjaan yang dimulai dari kanan selama dia mampu: bersuci, berjalan, memakai sandal, dan bersiwak.” (HR. Abu Daud)

Lakukan hal yang sama pada bagian dalam gigi. Seperti kata Rasulullah:

“Apabila kamu bersiwak, maka ratakanlah.” (HR Abu Daud)

Setelah membersihkan gigi, maka cucilah siwak dengan air bersih. Lalu bersihkan juga lidah dengan siwak.

  • Usai bersiwak

Rasulullah mengucap alhamdulillah setelah selesai bersiwak.*

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*
Website